Jakarta, 7 November 2025
Pembukaan KAP BAMS
Jakarta, 7 November 2025
Oleh Salsabila Anwar

Dengan mengucap syukur kita tak berhenti memohon perlindungan dari amal perbuatan dan dosa yang kita lakukan. Solawat pada manusia terbaik, Rasulullah SAW yang harus menjadi patokan kriteria dari kondisi akhlak kita.
Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi klien, Kantor Akuntan Publik (KAP) Bharata, Arifin, Mumajad & Sayuti resmi membuka kantor baru yang berlokasi di Jl. SMP 211 No. 31A, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Peresmian ini menandai babak baru yang ambisius bagi KAP setelah 13 tahun beroperasi dari kantor sebelumnya di Jl. Raya Rawa Bambu No. 17D, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Kantor Akuntan Publik (KAP) merupakan firma professional yang memberikan jasa di bidang audit, akuntansi, perpajakan, serta konsultan keuangan. KAP bertugas memeriksa dan menemukan gap antara kriteria dan kondisi. Tugas KAP memang untuk mencari cari kesalahan jadi, kalau kita lihat di istilah hukum ada Praesumptio innocentiae atau asas praduga tak bersalah justru KAP sebaliknya, Semua dianggap salah terlebih dahulu, hingga dibuktikan itu benar.
Beberapa pekan lalu Kantor Akuntan Publik Bharata Arifin Mumajad dan Sayuti (KAP BAMS) telah melewati pemeriksaaan asosiasi IAPI dan P2PK Kemenkeu. Banyak catatan dan PR yang menjadi bahan perbaikan baik secara administrasi kantor, kompetensi berkelanjutan para auditor, kertas kerja, dan kepatuhan perpajakan.
Acara peresmian digelar secara sederhana namun khidmat, dihadiri oleh para partner, staf, klien, serta perwakilan asosiasi profesi akuntan publik. Kantor baru ini didesain dengan konsep modern minimalis, dilengkapi dengan ruang kerja kolaboratif, ruang rapat profesional, serta area konsultasi yang nyaman. Diharapkan, dengan adanya kantor baru semoga menjadi lembar
baru , wajah baru KAP BAMS yang makin kuat, makin kompeten, mencetak banyak partner partner baru, meningkatkan produktivitas tim dan kualitas layanan bagi para klien serta menjadi tempat keberlanjutan bagi penerus muda. KAP tidak bisa seterusnya dikelola asal-asalan, ugal ugalan, dan seadanya menggunakan paradigma lama. Cara tersebut tidak sustain. Tim muda butuh banyak dilibatkan untuk urusan atau kepentingan eksternal. Karena, KAP terikat kode etik IAI, IAPI, Undang undang, Perpu, SA, dan PSAK yang selalu update dan semakin rumit.
Maka dari itu para senior pendahulu harus mempersiapkan penerus muda. Tidak hanya untuk meneruskan tetapi juga untuk memperbaiaki yang kurang saat ini dan juga memperkuat karena tantangan kedepannya akan lebuh berat.
Pada acara pidato dan sambutan, Bapak Akhmad Ali Sodikin yang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan semua pihak selama proses pemindahan.
“KAP BAMS memiliki data cloud sebagai tempat untuk upload Kertas Kerja On going secara live. Kami juga sudah bangun website baru yaitu kap-Bams.id dimana pada website baru ini memiliki banyak fitur fitur baru seperti posting artikel, pengumuman kantor, dan login website dengan NIP. Dari website tedahulu KAP BAMS telah cukup dikenal di Google. Hanya dalam kurun waktu 4 tahun dan sudah ada 1200 mahasiswa yang telah menyelesaikan magang nya di KAP BAMS.



Kantor baru KAP Bharata Arifin Mumajad & Sayuti kini resmi beroperasi dan siap menyambut para mitra serta klien di lokasi terbaru.
Selain peresmian kantor, acara juga diisi dengan syukuran dan doa bersama sebagai ungkapan rasa terima kasih atas pencapaian yang telah diraih. Beberapa klien lama turut memberikan ucapan selamat dan harapan agar KAP Bharata, Arifin, Mumajad & Sayuti semakin sukses dan terus memberikan kontribusi positif bagi dunia akuntansi publik di Indonesia.
Selain website kami juga memiliki media sosial lain seperti Instagram dan untuk Tiktok juga dakam proses. Dan satu lagi kita juga punya jargon BAMS (Brave, Antusiasm, Moderate, Strong). Dengan adanya kantor baru semoga menjadi lembar baru, wajah baru KAP BAMS yang makin kuat, makin kompeten. Mari kita bangun BAMS atas landasan baik yang sudah dirintis pendahulu, belajar dari kekurangan, bangun gotong royong, dan saling rukun antara auditor.”